<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>my blog</title>
	<atom:link href="http://aiam1602.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aiam1602.wordpress.com</link>
	<description>never stop working</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 May 2009 13:49:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='aiam1602.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>my blog</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aiam1602.wordpress.com/osd.xml" title="my blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://aiam1602.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>buat bahan renungan</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/05/08/buat-bahan-renungan/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/05/08/buat-bahan-renungan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 13:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 8 Mei 2009 &#124; 01:35 WIB Oleh: Roy Thaniago Seorang kawan yang baru lulus kuliah ditolak di mana-mana ketika melamar pekerjaan. Kesalahannya cuma satu, Ia terlalu bangga memakai bahasa Indonesia. TIDAK seperti kebanyakan pelamar lain yang berfoya-foya dalam bahasa Inggris, kawan tadi memakai bahasa Indonesia dalam surat lamarannya. Jumlah alasannya memakai bahasa Indonesia pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=34&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat, 8 Mei 2009 | 01:35 WIB</p>
<p>Oleh: Roy Thaniago</p>
<p>Seorang kawan yang baru lulus kuliah ditolak di mana-mana ketika melamar pekerjaan. Kesalahannya cuma satu, Ia terlalu bangga memakai bahasa Indonesia.</p>
<p>TIDAK seperti kebanyakan pelamar lain yang berfoya-foya dalam bahasa Inggris, kawan tadi memakai bahasa Indonesia dalam surat lamarannya. Jumlah alasannya memakai bahasa Indonesia pun sama dengan kesalahannya itu, cuma satu, yakni, ia melamar pada perusahaan yang ada di Indonesia, yang masyarakat, rekan kerja, dan pimpinannya berbahasa Indonesia. Perusahaan yang pekerjaanya bisa dikerjakan dalam bahasa Indonesia. Sialnya, kawan tadi lupa, kalau perusahaan di Indonesia merasa hebat ketika berhasil mengaudisi karyawannya dalam bahasa Inggris. Biar sedikit intelek, bro!</p>
<p>Dari perusahaan dengan banyak istilah asingnya – meeting, outing, order, customer, owner, break event point, part time, office boy – mari beralih ke bidang lain. Dalam pemerintahan, kebanggaan meminjam istilah Inggris juga amat mengenaskan – kalau tidak mau disebut mengesalkan atau memuakkan. Tampak sekali kalau para pejabat kewalahan untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia sepenuhnya, sehingga merasa perlu meminjam istilah asing. Tengoklah istilah seperti impeachment, smart card, voting, sampai yang paling tolol, busway.</p>
<p>Entah, tulah apa yang menelanjangi identitas kebangsaan kita. Kenapa kata-kata asing bertaburan dalam percakapan sehari-hari? Bahasa Indonesia seakan tak mampu bersolek dengan anggun bila tidak menggandeng bahasa Inggris. Orang paling bodoh sekali pun diatur gaya berbahasanya agar fasih melafal tengkyu, sori, serprais, sekuriti, syoping sebagai syarat penduduk berwawasan global – walau pengetahuan dan nalarnya tidak diajak mengglobal.</p>
<p>Tidak ketinggalan – dan ini yang paling menyakitkan – institusi publik yang seharusnya mendidik masyarakat, malah melayani kekeliruan berbahasa tersebut. Kita lihat bagaimana sekolah-sekolah berbangga dengan mengganti namanya dengan bahasa Inggris. Universitas mengiklankan dirinya di media dengan istilah Inggris seperti admission, free laptop, the leading university, faculty of management, dan seterusnya. Padahal target pemasarannya adalah orang-orang yang sehari-hari berbahasa Indonesia.</p>
<p>Media cetak maupun elektronik juga melayani semua kekenesan ini. Simak saja kata-kata yang mondar-mandir di halaman mata kita. Ada Today Dialogues, Woman of the Year, Sport, Headline News, dan sebagainya. Pada SINDO, sebuah media massa nasional, yang logikanya adalah sebuah media yang turut bertanggungjawab terhadap budaya berbahasa, pun bersikap demikian. Coba periksa koran ini pada tiap edisinya. Di halaman depan, mata pembaca sudah dihadang dengan rubrik ‘news’ dan ‘quote of the day’. Usaha meng-inggris ini belum usai, karena disusul di lembar-lembar berikutnya: rubrik ‘financial revolution’-nya Tung Desem Waringin, rubrik ‘people’, rubrik ‘fashion’, rubrik ‘food’, rubrik ‘rundown’, atau cap ‘special report’ pada artikel tertentu. Jangan tersenyum geli dulu, karena bukan saja SINDO, koran-koran lainnya pun tak luput dari gaya-gayaan berbahasa ini.</p>
<p>Mau contoh lain? Tak usah pergi jauh, karena cukup sambil duduk menggenggam halaman ini, bayangkanlah segala sesuatu di sekitar anda: merek permen, keterangan dalam bungkus mie instan, nama restoran, keterangan dalam gedung (exit, toilet, emergency), dan seterusnya, dan sebagainya, yang kalau dituliskan semua, artikel kali ini hanya akan memuat daftar ‘dosa’ tersebut. Dan tentunya memanjangkan rasa jengkel.</p>
<p>Lalu, menjadi sehebat Inggris atau Amerika-kah bangsa ini ketika berhasil mengadopsi bahasa mereka? Apakah dengan serta merta ekonomi negara menjadi seciamik mereka? Apakah dengan begitu terlihat cerdas karena berhasil mensejajarkan diri dengan bangsa Barat? Sampai sebegitu jijiknyakah kita terhadap bahasa Indonesia sehingga pada kata ‘peralatan kantor’ perlu ditemani kata dalam kurung ‘stationery’, ‘nyata’ ditemani kata dalam kurung ‘real’, atau ‘kekuatan’ yang ditemani ‘power’? Seakan mata kita lebih karib dengan kata di dalam kurung ketimbang kata dalam bahasa Indonesia-nya.</p>
<p>Masih cukup waraskah kita ketika menertawakan seorang artis muda yang ber-Inggris ria, “hujan..beychek..ojhek”, yang padahal adalah cermin dari ketidakberpribadian diri kita sendiri? Atau celakanya, latah pun kalau bisa dibuat-buat agar yang keluar secara spontan adalah kata, ‘oh my god’, ‘monkey’, ‘shit’, ‘fuck you’, atau ‘event organizer’.</p>
<p>Pada kasus lain kita temukan bagaimana sikap sok inggris ini tidak diimbangi dengan pengetahuan memadai. Contoh paling fatal, juga paling tolol, ada pada isitilah ‘busway’ yang tidak mengindahkan aturan bahasa, terlebih logika. Mana ada frase, “ke Blok M naik ‘jalanan bis’ sangat nyaman”.</p>
<p>Coba perhatikan, bagaimana kita melafal ‘AC’ (Air Conditioner) dan’HP’ (Hand Phone). Bukankah kita menyepel a-se untuk ‘AC’ dan ha-pe untuk ‘HP’? – padahal kalau sok Inggris layaklah dieja ei-si dan eitch-pi. Tapi tidak pada ‘VCD’ (Video Compact Disc) dan ‘PC’ (Personal Computer), karena kita menyepel vi-si-di dan pi-si. Konyolnya, ‘Media Nusantara Citra’ (MNC), dieja dengan em-en-si, bukan em-en-ce.</p>
<p>Yang paling menyedihkan, justru yang menghargai budaya (bahasa) Indonesia adalah orang asing. Mungkin kita sudah bosan mendengar bagaimana bertaburnya kelompok musik gamelan Jawa di Amerika. Di Eropa, beberapa konservatori musik malah menyediakan jurusan musik karawitan atau gamelan bali. Tengoklah yang terdekat, misalnya di Erasmus Huis, sebuah pusat budaya Belanda di Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam program bulanan kegiatan yang dicetak di atas brosur, bahasa Indonesia-lah yang didahulukan, kemudian baru disusul dengan bahasa Belanda kemudian Inggris. Bila ada pementasan pun, buku acara, bahkan kata sambutannya pun – walau terbata-bata – mendahulukan bahasa Indonesia. Gilanya, hal ini justru terbalik bila artis Indonesia yang tampil.</p>
<p>Pada konser Nusantara Symphony Orchestra yang berkolaborasi dengan Tokyo Philharmonie Orchestra di Balai Sarbini, 10 Juni 2008 lalu, sebagai perwakilan dari Indonesia, Miranda Goeltom yang orang Indonesia memberi sambutan, tentunya dalam bahasa Inggris. Lalu, sebagai perwakilan Jepang, kata sambutan dari ‘Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Jepang untuk Republik Indonesia’, Kojiro Shiojiri menyusul. Shiojiri yang asli Jepang ini, yang tidak ada untungnya karena memakai bahasa Indonesia, malah dengan pede-nya berpidato dalam bahasa Indonesia, meski terbata. Sudah cukup muakkah membaca kenorakan kita di atas?</p>
<p>Memang, bahasa yang hidup adalah bahasa yang dinamis dan terus dirusak. Tidak seperti bahasa yang sudah mati seperti bahasa Latin. Namun dalam konteks ini, sama sekali tidak menandakan bahwa masyarakat Indonesia sedang mengembangkan bahasanya secara sadar. Sebaliknya, masyarakat kita tidak mempunyai kemampuan untuk mengenali fenomena budaya yang menggigiti identitas bangsa. Tidak mampu mengatasi kekagokkannya sendiri terhadap budaya asing. Mirip orang kampung yang merias berlebihan dengan segala pernak-pernik kota sepulangnya ke kampung halaman.</p>
<p>Bangsa yang persoalan budaya-nya dianggap sepele bukan Indonesia sendiri. Tenang saja, kita ada kawan. Bangsa Romawi adalah kawan yang dimaksud. Secara militer Romawi memang menjajah Yunani, tapi dalam hal kultural, Yunani-lah yang menjajah. Kalau kita, militer dijajah, budaya dijajah, ekonomi juga dijajah. Lalu apa yang bisa membuat bangsa ini tidak terjajah? Ketika tersinggung saat membaca artikel ini, begitu jawabnya.</p>
<p>Jadi, tersinggunglah!</p>
<p>Roy Thaniago<br />
Penggiat Agenda 18,<br />
Pecinta Bahasa Indonesia</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=34&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/05/08/buat-bahan-renungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ttg gw</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/27/ttg-gw/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/27/ttg-gw/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 11:56:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman gw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/27/ttg-gw/</guid>
		<description><![CDATA[Your view on yourself: Other people find you very interesting, but you are really hiding your true self. Your friends love you because you are a good listener. They&#8217;ll probably still love you if you learn to be yourself with them. The type of girlfriend/boyfriend you are looking for: You are a true romantic. When [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=32&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Your view on yourself:<br />
Other people find you very interesting, but you are really hiding your true self. Your friends love you because you are a good listener. They&#8217;ll probably still love you if you learn to be yourself with them.</p>
<p>The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:<br />
You are a true romantic. When you are in love, you will do anything and everything to keep your love true.</p>
<p>Your readiness to commit to a relationship:<br />
You prefer to get to know a person very well before deciding whether you will commit to the relationship.</p>
<p>The seriousness of your love:<br />
Your have very sensible tactics when approaching the opposite sex. In many ways people find your straightforwardness attractive, so you will find yourself with plenty of dates.</p>
<p>Your views on education<br />
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.</p>
<p>The right job for you:<br />
You have plenty of dream jobs but have little chance of doing any of them if you don&#8217;t focus on something in particular. You need to choose something and go for it to be happy and achieve success.</p>
<p>How do you view success:<br />
You are confident that you will be successful in your chosen career and nothing will stop you from trying.</p>
<p>What are you most afraid of:<br />
You are afraid of having no one to rely on in times of trouble. You don&#8217;t ever want to be unable to take care of yourself. Independence is important to you.</p>
<p>Who is your true self:<br />
You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=32&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/27/ttg-gw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>flu babi!!</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/26/flu-babi/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/26/flu-babi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 12:12:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengumuman.pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/26/flu-babi/</guid>
		<description><![CDATA[Fakta-fakta penyakit flu babi Flu babi adalah penyakit yang biasa mewabah di babi Para pakar pengendali penyakit masih berupaya mencari jalan dalam mengatasi wabah flu babi di Meksiko dan Amerika Serikat, serta dugaan kasus ini di negara lain. Apakah flu babi? Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi. Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=31&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Fakta-fakta penyakit flu bab</strong>i</p>
<p>Flu babi adalah penyakit yang biasa mewabah di babi<br />
Para pakar pengendali penyakit masih berupaya mencari jalan dalam mengatasi wabah flu babi di Meksiko dan Amerika Serikat, serta dugaan kasus ini di negara lain.</p>
<p><strong>Apakah flu babi?</strong></p>
<p>Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi.</p>
<p>Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah penyakit ini pada babi rutin terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal.</p>
<p>Penyakit ini cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah sepanjang tahun.</p>
<p>Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia penyakit ini secara konstan berubah.</p>
<p><strong>Apakah manusia bisa terjangkit flu babi?</strong></p>
<p>Flu babi biasanya tidak menjalar pada manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang berhubungan dengan babi.</p>
<p>Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke manusia juga sangat jarang.</p>
<p>Penularan manusia pada manusia flu babi diperkirakan menyebar seperti flu musiman &#8211; melalui batuk dan bersin.</p>
<p>Dalam wabah yang kini terjadi belum jelas apakah penyakit itu ditularkan dari manusia ke manusia.</p>
<p>Gejala flu babi pada manusia tampaknya serupa dengan gejala-gejala flu musiman manusia.</p>
<p><strong>Apakah ini jenis baru flu babi?</strong></p>
<p>Badan Kesehatan Dunia, WHO, membenarkan bahwa setidaknya sejumlah kasus adalah versi H1N1 influenza tipe A yang tidak pernah ada sebelumnya.</p>
<p>H1N1 adalah virus yang menyebabkan flu musiman pada manusia secara rutin.</p>
<p>Namun versi paling baru H1N1 ini berbeda: virus ini memuat materi genetik yang khas ditemukan dalam virus yang menulari manusia, unggas dan babi.</p>
<p>Virus flu memiliki kemampuan bertukar komponen genetik satu sama lain, dan besar kemungkinan versi baru H1N1 merupakan hasil perpaduan dari berbagai versi virus yang berbeda yang terjadi di satu binatang sumber.</p>
<p><strong>Apakah aman makan daging babi?</strong></p>
<p>Ya. Tidak ada bukti flu babi menular lewat konsumsi daging binatang yang terjangkit.</p>
<p>Namun, daging itu harus dimasak matang, suhu 70C akan membunuh virus itu.<br />
<strong><br />
Apakah warga harus khawatir?</strong></p>
<p>Saat muncul jenis baru flu yang memiliki kemampuan menyebar dari manusia ke manusia pihak berwenang mengawai dengan seksama untuk melihat apakah memiliki potensi menyebabkan pandemi.</p>
<p>WHO memperingatkan kasus-kasus di Meksiko dan Amerika Serikat berpotensi menyebabkan pandemi global dan menegaskan situasi ini serius.</p>
<p>Akan tetapi, WHO mengatakan masih terlalu dini untuk menilai situasi ini secara akurat.</p>
<p>Saat ini, WHO mengatakan dunia hampir mendekati situasi pandemi flu dibandingkan tahun-tahun sejak 1968 &#8211; tingkat ancamannya adalah tiga dari skala enam.</p>
<p>Tidak ada yang tahu dampak pandemi penyakit ini sepenuhnya, namun para pakar memperingatkan korban tewas bisa mencapai jutaan orang di seluruh dunia.</p>
<p>Pandemi flu Spanyol, yang dimulai tahun 1819 dan juga disebabkan oleh virus H1N1, menewaskan jutaan orang.</p>
<p>Fakta bahwa kasus-kasus di Amerika Serikat sejauh ini memperlihatkan gejala-gejala ringan merupakan berita baik.</p>
<p>Sementara parahnya wabah di Meksiko kemungkinan disebabkan oleh faktor wilayah yang tidak biasa yang kecil kemungkinan terjadi wilayah lain di dunia.</p>
<p>Akan tetapi, fakta bahwa sebagian besar korban berusia muda menunjukkan satu hal yang tidak baisa.</p>
<p>Biasanya flu musiman cenderung melanda kaum berusia tua.<br />
<strong><br />
Bagaimana dengan pengobatan dan vaksin?</strong></p>
<p>Pemerintah Amerika mengatakan dua obat yang biasa digunakan untuk mengobati flu, Tamiflu dan Relenza, tampaknya efektif dalam mengatasi kasus-kasus yang terjadi sejauh ini.</p>
<p>Belum jelas keefektifan vaksin flu yang kini ada dalam melindungi manusia dari virus baru ini, karena secara genetik berbeda dengan jenis flu lain.</p>
<p>Ilmuwan Amerika telah mengembangkan satu vaksin baru, namun diperlukan waktu untuk menyempurnakannya dan juga memproduksi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan.</p>
<p><strong>Bagaimana dengan flu burung?</strong></p>
<p>Jenis flu burung yang menyebabkan kematian di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ini berbeda dengan jenis flu babi yang kini mewabah.</p>
<p>Bentuk baru flu babi ini adalah H1N1 jenis baru, sementara flu burung adalah H5N1.</p>
<p>Para pakar khawatir H5N1 berpotensi menyebabkan pendemi karena kemampuannya bermutasi secara cepat.</p>
<p>Akan tetapi hingga sekarang penyakit itu masih merupakan penyakit unggas.</p>
<p>Mereka yang terjangkit adalah mereka yang berhubungan dengan unggas dan kasus penularan dari manusia ke manusia sangat jarang &#8211; tidak ada tanda-tanda bahwa H5N1 sudah bisa menular dari manusia ke manusia dengan mudah. </p>
<p>sumber: bbcindonesia.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=31&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/26/flu-babi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mid beres, tinggal tugas ama lab test</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/25/mid-beres-tinggal-tugas-ama-lab-test/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/25/mid-beres-tinggal-tugas-ama-lab-test/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 09:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman gw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[akhirnya mid beres semua, bisa &#8220;rada&#8221; nyante sih. Q bilang rada soalnya masi banyak pekerjaan2 lain yg harus segera diselesaikan, kayak tugas2 dan masi ada lab test yg menanti,huehue<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=29&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>akhirnya mid beres semua, bisa &#8220;rada&#8221; nyante sih. Q bilang rada soalnya masi banyak pekerjaan2 lain yg harus segera diselesaikan, kayak tugas2 dan masi ada lab test yg menanti,huehue</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=29&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/25/mid-beres-tinggal-tugas-ama-lab-test/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>-arti kehidupan-</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/25/arti-kehidupan/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/25/arti-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 09:23:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, seorang pemuda mendatangi orang tua bijak yang tinggal di sebuah desa yang begitu damai. Setelah menyapa dengan santun, si pemuda menyampaikan maksud dan tujuannya. &#8220;Saya menempuh perjalanan jauh ini untuk menemukan cara membuat diri sendiri selalu bahagia, sekaligus membuat orang lain selalu gembira.&#8221; Sambil tersenyum bijak, orang tua itu berkata, &#8220;Anak muda, orang seusiamu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=26&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah, seorang pemuda mendatangi orang tua bijak yang tinggal di sebuah desa yang begitu damai. Setelah menyapa dengan santun, si pemuda menyampaikan maksud dan tujuannya. &#8220;Saya menempuh perjalanan jauh ini untuk menemukan cara membuat diri sendiri selalu bahagia, sekaligus membuat orang lain selalu gembira.&#8221;</p>
<p>Sambil tersenyum bijak, orang tua itu berkata, &#8220;Anak muda, orang seusiamu punya keinginan begitu, sungguh tidak biasa. Baiklah, untuk memenuhi keinginanmu, paman akan memberimu empat kalimat. Perhatikan baik-baik ya&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Pertama, anggap dirimu sendiri seperti orang lain!&#8221; Kemudian, orang tua itu bertanya, &#8220;Anak muda, apakah kamu mengerti kalimat pertama ini? Coba pikir baik-baik dan beri tahu paman apa pengertianmu tentang hal ini.&#8221;</p>
<p>Si pemuda menjawab, &#8220;Jika bisa menganggap diri saya seperti orang lain, maka saat saya menderita, sakit dan sebagainya, dengan sendirinya perasaan sakit itu akan jauh berkurang. Begitu juga sebaliknya, jika saya mengalami kegembiraan yang luar biasa, dengan menganggap diri sendiri seperti orang lain, maka kegembiraan tidak akan membuatku lupa diri. Apakah betul, Paman?&#8221;</p>
<p>Dengan wajah senang, orang tua itu mengangguk-anggukkan kepala dan melanjutkan kata-katanya. &#8220;Kalimat kedua, anggap orang lain seperti dirimu sendiri!&#8221;</p>
<p>Pemuda itu berkata, &#8221; Dengan menganggap orang lain seperti diri kita, maka saat orang lain sedang tidak beruntung, kita bisa berempati, bahkan mengulurkan tangan untuk membantu. Kita juga bisa menyadari akan kebutuhan dan keinginan orang lain. Berjiwa besar serta penuh toleransi. Betul, Paman?&#8221;</p>
<p>Dengan raut wajah makin cerah, orang tua itu kembali mengangguk-anggukkan kepala. Ia berkata, &#8220;Lanjut ke kalimat ketiga. Perhatikan kalimat ini baik-baik, anggap orang lain seperti mereka sendiri!&#8221;</p>
<p>Si anak muda kembali mengutarakan pendapatnya, &#8220;Kalimat ketiga ini menunjukkan bahwa kita harus menghargai privasi orang lain, menjaga hak asasi setiap manusia dengan sama dan sejajar. Sehingga, kita tidak perlu saling menyerang wilayah dan menyakiti orang lain. Tidak saling mengganggu. Setiap orang berhak menjadi dirinya sendiri. Bila terjadi ketidakcocokan atau perbedaan pendapat, masing-masing bisa saling menghargai.&#8221;</p>
<p>Kata orang tua itu, &#8220;Bagus, bagus sekali! Nah, kalimat keempat: anggap dirimu sebagai dirimu sendiri! Paman telah menyelesaikan semua jawaban atas pertanyaanmu. Kalimat yang terakhir memang sesuatu yang sepertinya tidak biasa. Karena itu, renungkan baik-baik.&#8221;</p>
<p>Pemuda itu tampak kebingungan. Katanya, &#8220;Paman, setelah memikirkan keempat kalimat tadi, saya merasa ada ketidakcocokan, bahkan ada yang kontradiktif. Bagaimana caranya saya bisa merangkum keempat kalimat tersebut menjadi satu? Dan, perlu waktu berapa lama untuk mengerti semua kalimat Paman sehingga aku bisa selalu gembira dan sekaligus bisa membuat orang lain juga gembira?&#8221;</p>
<p>Spontan, orang tua itu menjawab, &#8220;Gampang. Renungkan dan gunakan waktumu seumur hidup untuk belajar dan mengalaminya sendiri.&#8221;</p>
<p>Begitulah, si pemuda melanjutkan kehidupannya dan akhirnya meninggal. Sepeninggalnya, orang-orang sering menyebut namanya dan membicarakannya. Dia mendapat julukan sebagai: &#8220;Orang bijak yang selalu gembira dan senantiasa menularkan kegembiraannya kepada setiap orang yang dikenal.&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=26&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/25/arti-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tentang ayah</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/15/tentag-ayah/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/15/tentag-ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 04:21:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya. Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar. Ayah tidak ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=22&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.</p>
<p>Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.</p>
<p>Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.</p>
<p>Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.</p>
<p>Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.</p>
<p>Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamu main kereta api itu.</p>
<p>Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. Karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.</p>
<p>Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil, tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.</p>
<p>Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.</p>
<p>Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.</p>
<p>Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak lucu dan menyayangi.</p>
<p>Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis…. jadi dia menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak kepala (*_~).</p>
<p>Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih, agar kau bisa “melihat” para malaikat bergelantungan di sana dan agar kau selalu bisa mengenalinya.</p>
<p>Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematika terbaru.</p>
<p>Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.</p>
<p>Ayah benar-benar senang membantu seseorang… tapi ia sukar meminta bantuan.</p>
<p>Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.</p>
<p>Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?…. mmmmhhh…” tidak terlalu mengecewakan” (^_~).</p>
<p>Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill. (*_~).</p>
<p>Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.</p>
<p>Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam… walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.</p>
<p>Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.</p>
<p>Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.</p>
<p>Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.</p>
<p>Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.</p>
<p>Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu dihari pertama masuk sekolah</p>
<p>AYAH ITU MURAH HATI…..</p>
<p>Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan…. .</p>
<p>Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya. ….</p>
<p>Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan menghabiskannya kalau kamu tidak suka…..</p>
<p>Ia menghentikan apasaja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara…</p>
<p>Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya….</p>
<p>Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikan kebiasaan merokoknya.. .. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu….</p>
<p>Ayah akan berkata “tanyakan saja pada ibumu” ketika ia ingin berkata “tidak”.</p>
<p>Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin</p>
<p>Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepregok menghisap rokok dikamar mandi.</p>
<p>Ayah mengatakan “tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan”</p>
<p>Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu persis seperti caranya….</p>
<p>Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri….</p>
<p>Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.</p>
<p>Ayah mengira seratus adalah tip..; Seribu adalah uang saku..; Gaji pertamamu terlalu besar untuknya…</p>
<p>Ayah tidak suka meneteskan air mata …. ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis). Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster… tapi…..ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.</p>
<p>Kalau tidak salah ayah pernah berkata :” kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya”</p>
<p>Untuk masadepan anak lelakinya Ayah berpesan: “jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu”</p>
<p>Dan untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan: “jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu”</p>
<p>Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu….</p>
<p>Ayah bisa membuatmu percaya diri… karena ia percaya padamu…</p>
<p>Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik….</p>
<p>Dan terpenting adalah… Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.</p>
<p>Dan untuk semua yang sedang merindukan Ayah, ssssssssttt…!</p>
<p>Tau gak siii? Ternyata ayah itu benar-benar MENAKJUBKAN</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=22&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/15/tentag-ayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UFO Muncul di Bandara India</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/11/ufo-muncul-di-bandara-india/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/11/ufo-muncul-di-bandara-india/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 03:43:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[NILAH.COM, Jakarta – Benda asing muncul selama 15 menit di Bandara Bay of Bengal India. Padahal tidak ada pesawat yang dijadwalkan pada jam itu. Tertangkapnya UFO di radar itu, diselidiki direktorat penerbangan sipil. Pesawat tak dikenal muncul di radar bandara pada jam 3.45 pagi, Selasa (17/3) lalu. Sebuah sumber menyebut, hanya pesawat Cathay Pacific yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=20&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>NILAH.COM, Jakarta – Benda asing muncul selama 15 menit di Bandara Bay of Bengal India. Padahal tidak ada pesawat yang dijadwalkan pada jam itu. Tertangkapnya UFO di radar itu, diselidiki direktorat penerbangan sipil.</p>
<p>Pesawat tak dikenal muncul di radar bandara pada jam 3.45 pagi, Selasa (17/3) lalu. Sebuah sumber menyebut, hanya pesawat Cathay Pacific yang memiliki jadwal di jam itu.</p>
<p>“Penerbangan Cathay Pacific muncul di radar secara terpisah. Kami juga mengalami masalah komunikasi dengan pilot Cathay Pacific di jam itu, saat benda asing tertangkap di layar radar,” kata seorang pengatur udara.</p>
<p>IAF menegaskan tidak ada jadwal tambahan melalui Bay of Bengal di jam itu. Saat ini, keanehan radar dianggap karena kesalahan pada perangkat karena sudah berumur 11 tahun. Kemungkinan lain adalah disebabkan pantulan cahaya bulan dari parabola dari sebuah sekolah.</p>
<p>Pihak keamanan India khawatir ada pesawat rahasia asing yang masuk wilayah Kolkata. Pada 17 Desember 1995, pesawat dengan registrasi Latvia AN-26 masuk India secara tak terdeteksi dan menjatuhkan senjata di Purulia.</p>
<p>“Jika pesawat asing masuk ke wilayah udara India, tugas IAF untuk mengacak dan mengatasi hal itu,” kata pejabat AA</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=20&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/04/11/ufo-muncul-di-bandara-india/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tugas.tugas.tugas</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/tugastugastugas/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/tugastugastugas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 17:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman gw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[widiw,,tugas numpuk uy!! Kebiasaan buat nunda-nunda kerjaan sulit banget buat dihilangkan. Pas niat udah ada,tiba-tiba jadi pengen maen game,hehe Sekarang malah kekejar waktu buat ngumpulin tugas.ckck(=.=;) mudah-mudahan q bisa ngerubah sikap yg buruk ini. biar tugas lancar nilai lancar,:P<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=18&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>widiw,,tugas numpuk uy!! Kebiasaan buat nunda-nunda kerjaan sulit banget buat dihilangkan. Pas niat udah ada,tiba-tiba jadi pengen maen game,hehe</p>
<p>Sekarang malah kekejar waktu buat ngumpulin tugas.ckck(=.=;)</p>
<p>mudah-mudahan q bisa ngerubah sikap yg buruk ini. biar tugas lancar nilai lancar,:P</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=18&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/tugastugastugas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mengapa daun teratai tidak basah??</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/mengapa-daun-teratai-tidak-basah/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/mengapa-daun-teratai-tidak-basah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 17:15:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengumuman.pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Misteri bagaimana daun teratai yang superhidrofob tetap kering meski terapung di atas air telah dipecahkan oleh ilmuwan di Cina. Bagian atas daun teratai yang terapung merupakan contoh permukaan hidrofob yang sudah dikenal, yang menumpahkan air yang jatuh di atasnya, dan prinsip ini telah digunakan sebagai sebuah model untuk teknologi seperti jendela yang membersihkan dirinya sendiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=16&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Misteri bagaimana daun teratai yang superhidrofob tetap kering meski terapung di atas air telah dipecahkan oleh ilmuwan di Cina.</p>
<p>Bagian atas daun teratai yang terapung merupakan contoh permukaan hidrofob yang sudah dikenal, yang menumpahkan air yang jatuh di atasnya, dan prinsip ini telah digunakan sebagai sebuah model untuk teknologi seperti jendela yang membersihkan dirinya sendiri secara otomatis. Daun teratai ditutupi oleh permukaan kasar yang memiliki tonjolan-tonjolan berlilin, yang menyebabkan air membentuk gumpalan dan tergelincir jatuh dari daun. Sekarang Lei Jiang dari Akademi Sains Cina di Beijing dan rekan-rekannya telah menemukan mengapa, meski terapung di atas air, tidak ada sedikit airpun yang mengalir masuk ke dalam daun.</p>
<p>Mikroskop elektron menunjukkan bahwa, di dekat ujung daun, tonjolan-tonjolan berlilin digantikan oleh permukaan halus yang terdiri dari lipatan-lipatan dan alur-alur, sehingga mencegah aliran balik dari tetesan-tetesan air. Ini berarti bahwa daun tersebut 50% lebih tahan terhadap perendaman dibanding sebuah daun model yang memiliki permukaan halus.</p>
<p>Pinggir daun teratai membantu menjaga permukaannya tetap kering</p>
<p>Jiang menyebutkan bahwa, seperti permukaan daun teratai yang telah menjadi inspirasi untuk membuat permukaan-permukaan superhidrofob, apa yang ditemukan pada batas pinggir daun ini bisa dijadikan sebagai sebuah model dalam aplikasi seperti tabung atau saluran-saluran mikrofluida yang memerlukan pengaliran keluar atau penolakan arah aliran air.</p>
<p>Abraham Marmur, seorang profesor ilmu dan teknologi air di Technion-Israel Institute of Technology, Haifa, mengatakan bahwa &#8220;para peneliti ini seharusnya diberikan penghargaan atas temuannya yang telah membuka sebuah aspek baru dari daun bunga teratai&#8221;.</p>
<p>sumber: <a href="http://www.rsc.org/chemistryworld/" target="_blank">http://www.rsc.org/chemistryworld/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=16&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/mengapa-daun-teratai-tidak-basah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kanker tidak berbahaya lagi</title>
		<link>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/kanker-tidak-berbahaya-lagi/</link>
		<comments>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/kanker-tidak-berbahaya-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 17:13:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aiam1602</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengumuman.pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiam1602.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi. Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesiadapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=14&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi. Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesiadapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain.</p>
<p>Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. “Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa,” kata Drs.Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia.</p>
<p>Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H.Teo,Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris, Australia , Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia. Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998.</p>
<p>Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut. “Sebelum menjalani kemoterapi,dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan,” jelas Patoppoi. Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker.</p>
<p>“Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysiauntuk membeli teh tersebut,” ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia, secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. “Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia,” kenang Patoppoi sambil tersenyum. Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu.</p>
<p>Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana. Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu. Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. “Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat,” lanjut Patoppoi. Akhirnya, dengan tekad bulat dan do’a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat.</p>
<p>Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut. “Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai,” kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu. Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. “Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal,” lanjut Boni. Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. “Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta,” kata Patoppoi. Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. “Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami,” lanjut Patoppoi. Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali.</p>
<p>“Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif,” sambung Boni sambil tertawa. Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untukmenginformasik an bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia. Kemudian Dr. Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh,” sambung Patoppoi.</p>
<p>Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia. Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos,Patoppoi sempat tercengang.</p>
<p>Data-data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut. “Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos,” ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang masuk. “Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke sini,” lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo.</p>
<p>Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif. Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang, Malaysia.</p>
<p>Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia. Ternyata saat Patoppoi mendapat buku “Cancer, Yet They Live” edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya. Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia, yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5, Jakarta, telp. 021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo.</p>
<p>Cancer Care Malaysiatelah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. “Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita,” kata Boni. Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. “Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia, sekitar 40-60 Ringgit Malaysia,” lanjut Boni. “Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran. ” tambahnya. Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal.</p>
<p>Adadua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabayaini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi.</p>
<p>Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia. Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai “ter-kun” atau dokter-dukun. “Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern,” kata dokter tersebut. Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien.</p>
<p>Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya, yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. “Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi,” sambung Boni sambil tertawa.</p>
<p>Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan. Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysiaselama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan. Bagi teman-teman yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan dengan artikel “Obat Kanker” bisa menghubungi perwakilan lembaga sosial.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aiam1602.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aiam1602.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aiam1602.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aiam1602.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aiam1602.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aiam1602.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aiam1602.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aiam1602.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aiam1602.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aiam1602.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aiam1602.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aiam1602.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aiam1602.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aiam1602.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aiam1602.wordpress.com&amp;blog=6461053&amp;post=14&amp;subd=aiam1602&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiam1602.wordpress.com/2009/03/29/kanker-tidak-berbahaya-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afa3de27f4d9f0d342ba9bf513247a87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aiam1602</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
